5 Langkah Ayah ASI Memperlancar Proses Menyusui

By | 30 Januari 2020

Mosehat.id – Kesadaran untuk memberikan air susu ibu (ASI) kini makin meningkat. Perlu diketahui, bahwa keberhasilan proses menyusui tak hanya terkait pada ibu, tapi terhitung para bapak ASI. Ketahui beberapa langkah praktis yang sebaiknya dilakukan bapak ASI (peran dan juga bapak didalam proses ibu menyusui bayinya).

ASI mempunyai kandungan nutrisi yang paling baik untuk bayi dengan berbagai manfaat, seperti kurangi risiko alergi dan obesitas, memperkuat proses kekebalan tubuh bayi supaya risiko terkena infeksi jadi lebih rendah, dan

juga meningkatkan kecerdasan bayi. ASI bebas biaya, tidak perlu persiapan khusus, dan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi. Kedekatan selanjutnya yang terkadang mengakibatkan para bapak menjadi tersingkirkan. Padahal, bapak justru harus merasakan yang sebaliknya.

5 Langkah Ayah ASI Memperlancar Proses Menyusui

Lakukan Langkah ini untuk Menjadi Ayah ASI
Proses menyusui yang berhasil haruslah mendapat dukungan oleh pasangan, di mana ibu dan bapak saling bekerjasama sebagai satu tim. Berikut lebih dari satu cara yang sanggup dilakukan untuk jadi bapak ASI:

Bersikap mendukung
Proses menyusui bukanlah pekerjaan yang ringan. Membawakan segelas air atau bantal ekstra untuk istri, sanggup jadi pemberian yang diperlukan. Ayah ASI terhitung sanggup menunjang menggendong bayi yang hendak menyusu, sesudah itu mengakibatkan bayi bersendawa setelahnya. Ibu menyusui yang mendapat dukungan suami, cenderung sanggup menyusui lebih lama dibandingkan yang kurang mendapat pemberian berasal dari suami.

Maksimalkan kontak dengan bayi
Bangun ikatan bapak dan bayi dengan memeluk, memandikan, ataupun membawanya berjalan-jalan. Manfaatkan tangan bapak ASI yang lebih kuat dan kokoh untuk menenangkan bayi yang menangis. Ayun perlahan, tapi jangan hingga diguncang. Bayi terhitung sanggup ditenangkan dengan suara berat yang dimiliki para ayah, sanggup dengan kata-kata lembut atau nyanyian.

Membantu berikan ASI perah
Ayah ASI sanggup menunjang ibu memberikan ASI yang sudah diperah. Jika ASI perah diberikan dengan botol, sebaiknya menunggu hingga usia bayi 3-4 minggu. Hal ini harus dilakukan supaya bayi sudah sanggup menguasai cara menyusu dengan benar. Saat bayi berusia 6 bulan, bapak sanggup menunjang berikan makanan pendamping ASI.

Menemani ibu mendapatkan informasi menyusui
Jangan beranggap informasi menyusui hanya patut diketahui oleh ibu. Pada awal-awal masa menyusui, peran bapak ASI sangat penting. Jika perlu, tanyakan barangkali sesi spesifik yang diperuntukkan bagi para bapak ASI di rumah sakit atau layanan kebidanan setempat.

Memahami penurunan gairah seksual masa menyusui
Jangan beranggap pasangan tidak kembali tertarik untuk berhubungan intim. Saat menyusui, ibu mengalami penurunan hormon estrogen, supaya vagina lebih kering. Hal ini sanggup mengakibatkan nyeri kala berhubungan intim. Jika perlu, mengfungsikan pelumas vagina yang sanggup memperlancar interaksi seksual Anda.

Adapun makanan dan minuman untuk meningkatkan ASI secara alami yaitu Daun kelor, berikut pengertian singkat daun kelor untuk mempelancar ASI.

Daun kelor sendiri berasal dari pohon kelor, yang mempunyai nama latin moringa oleifera. Daun kelor didukung oleh rentetan nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti vitamin A, B, dan C. Per 100 gram daun kelor juga mengandung 75 kalori, 60 gram protein, 13 gram karbohidrat, dan 353 mg kalsium. Selain itu, daun kelor mengandung zat besi yang bisa mencegah anemia. Total kandungan nutrisi dalam 200 mg daun kelor bahkan setara dengan 4 butir telur dan 2 gram susu.

 

Baca juga : Manfaat Pijat Oksitosin pada Masa Menyusui

Bukan hanya itu saja, daun kelor merupakan sumber sumber vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan. Satu cangkir daun kelor segar (21 gram) mengandung:

  1. Protein: 2 gram
  2. Vitamin B6: 19% dari AKG
  3. Vitamin C: 12% dari AKG
  4. Zat besi Besi: 11% dari AKG
  5. Riboflavin (B2): 11% dari RDA
  6. Vitamin A (dari beta-karoten): 9% dari AKG
  7. Magnesium: 8% dari AKG

*AKG: Angka Kecukupan Gizi

Mengutip Mindbodygreen, sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Michelle A. Taup, MD., menemukan bahwa kelompok ibu menyusui yang rutin mengonsumsi daun kelor sebanyak dua kali sehari mengalami peningkatan produksi ASI yang cukup tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *