Apa Saja Gejala Asma ?

By | 17 Juli 2020

Apa Saja Gejala Asma

Apa Saja Gejala Asma ?

Jika Anda menjadi orang tua, apakah Anda mengerti apa saja gejala asma? jika Anda belum mengerti apa saja gejalanya, sebaiknya pelajari sekarang juga. Asma ini penyakit yang memang terkadang jarang sekali orang yang mengetahui gejalanya.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda dan gejala asma?

Ketika seseorang mengalami serangan asma, gejala-gejala yang timbul sangatlah beragam. Setiap orang bisa saja mengalami gejala yang berbeda, baik dari tingkat keparahan, durasi serangan, maupun frekuensinya.

Anda mungkin saja “kumat” setelah lama tidak, selanjutnya tiba-tiba jadi “rutin” mengalami serangan asma. Sementara itu, orang lain bisa saja mengalami gejala setiap hari, atau hanya malam hari, atau mungkin juga hanya setelah beraktivitas.

Beberapa ciri-ciri dan gejala khas dari penyakit asma adalah:

  • Batuk
  • Mengi
  • Dada sesak
  • Sesak napas

Selain empat yang paling umum di atas, gejala lain yang mungkin saja muncul karena asma, antara lain:

  • Badan lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Suara sengau
  • Menghela napas terus-terusan
  • Rasa gelisah yang tidak biasa

Bila Anda mencurigai satu atau beberapa gejala yang sudah disebutkan, jangan ragu untuk segera periksa ke dokter.

Mengenali tingkat keparahan asma

Tidak hanya mengetahui gejala, penting juga untuk memahami tingkat keparahan dari asma bronkial yang Anda derita.

Pasalnya, kekambuhan asma biasanya tergantung seberapa parah kondisi yang Anda miliki.

Berikut adalah tingkat-tingkat keparahan asma:

  • Intermiten
  • Persisten ringan
  • Persisten sedang
  • Persisten berat

Penyebab

Apa penyebab asma?

Para ahli belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab asma. Akan tetapi, serangan umumnya terjadi ketika seseorang terpapar pemicunya. Beberapa hal yang mungkin bisa menjadi penyebab alias pemicu asma, antara lain:

  • Perokok aktif dan perokok pasif.
  • Infeksi saluran pernapasan atas (seperti pilek, flu, atau pneumonia).
  • Alergi terhadap makanan, serbuk sari, jamur, tungau debu, dan bulu hewan peliharaan.
  • Paparan zat-zat di udara (seperti polusi udara, asap kimia, atau racun).
  • Faktor cuaca (seperti cuaca dingin, berangin, dan panas yang didukung dengan kualitas udara yang buruk dan perubahan suhu secara drastis).
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu (seperti aspirin, NSAID, dan beta-blocker).
  • Makanan atau minuman yang mengandung pengawet (seperti MSG).
  • Mengalami stres dan kecemasan berat.
  • Bernyanyi, tertawa, atau menangis yang terlalu berlebihan.
  • Parfum dan wewangian.
  • Memiliki riwayat penyakit refluks asam lambung (GERD).

Faktor Risiko

Siapa saja yang berisiko tinggi terkena penyakit ini?

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, bahkan orang dewasa yang berusia 30 atau 40-an sekalipun. Memang, kebanyakan kasus sudah diketahui sejak pasien masih bayi atau kanak-kanak.

Namun, kira-kira sejumlah 25 persen dari pengidap asma bronkial baru pertama kali mengalami serangan di usia dewasa.

Menurut WHO, penyakit ini adalah penyakit yang paling umum dialami anak-anak karena:

  • Orangtua memiliki riwayat penyakit ini.
  • Memiliki infeksi pernapasan, misalnya pneumonia dan bronkitis.
  • Memiliki alergi atopik tertentu, misalnya alergi makanan atau eksim.
  • Lahir dengan berat badan rendah.
  • Kelahiran prematur.

sumber : hallosehat.com

BACA JUGA :

Obat Berbagai Penyakit

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *