Apakah Ada Obat Amandel ?

By | 25 Juli 2020

Obat Amandel

Apakah Ada Obat Amandel ?

Jika bunda bertanya apakah ada obat amandel ? maka kita ulas di dalam artikel kali ini. Bunda masih galau untuk memberikan obat kepada orang tercinta? mungkin bunda harus membaca artikel kali ini. Sangat disayangkan masyarakat Indonesia masih awam sekali terkait obat amandel.

Radang amandel, yang dalam istilah medis disebut dengan tonsilitis, adalah pembengkakan dan peradangan pada amandel yang biasanya disebabkan oleh infeksi dari bakteri atau virus. Peradangan pada amandel adalah salah satu penyakit yang penularannya bisa sangat cepat dari satu orang ke orang lainnya. Maka dari itu, penderita radang amandel sebaiknya segera mengonsumsi obat radang amandel sebelum penularan dapat terjadi. Bahan-bahan alami untuk mengatasi radang amandel biasanya mudah ditemukan di rumah, sementara konsumsi obat-obatan memerlukan pemeriksaan dan resep dari dokter.

Amandel merupakan garis depan pertahanan tubuh dari serangan penyakit yang masuk melalui rongga mulut. Itu sebabnya jika amandel seseorang mengalami pembengkakan maka bibit penyakit akan mudah menyerang mulut, tenggorokan, paru-paru serta organ tubuh yang lain. Bila radang amandel telah bertambah parah, penggunaan obat menjadi tidak efektif dan Anda perlu menjalani prosedur operasi pengangkatan amandel.

Obat medis untuk mengatasi amandel

Dokter harus memastikan terlebih dulu penyebab radang amandel sebelum dapat meresepkan obat. Berikut adalah jenis obat yang digunakan berdasarkan penyebabnya.

1. Antibiotik

Bila radang amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, maka jenis obat yang diperlukan adalah antibiotik. Jenis antibiotik yang paling sering digunakan untuk mengatasi radang amandel adalah penisilin. Antibiotik perlu dikonsumsi selama 10 hari, tapi jika Anda menunjukkan tanda-tanda alergi, dokter dapat memberikan jenis antibiotik lain sebagai alternatif.

Antibiotik harus dikonsumsi hingga habis untuk mencegah resistensi bakteri dan komplikasi. Salah satu jenis komplikasi yang dapat terjadi akibat konsumsi antibiotik yang salah adalah penyakit demam rematik. Penyakit ini menyebabkan peradangan pada hati, sistem saraf, sendi, dan kulit akibat infeksi bakteri.

2. Ibuprofen dan paracetamol

Anda tidak perlu mengonsumsi antibiotik bila radang amandel disebabkan oleh virus. Jenis obat yang Anda perlukan adalah yang dapat meredakan gejala seperti nyeri, peradangan, dan pembengkakan amandel. Karena itulah, dokter biasanya menyarankan penggunaan paracetamol dan ibuprofen.

Keduanya cukup efektif dalam mengatasi radang amandel, tapi ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda cermati, yakni:

  • Paracetamol dan ibuprofen sama-sama efektif mengurangi sakit tenggorokan, peradangan, dan demam yang timbul sebagai respons terhadap infeksi.
  • Dibandingkan paracetamol, ibuprofen memang sedikit lebih ampuh mengatasi nyeri. Meski begitu, perbedaan keduanya tidak begitu besar. Jadi, tidak masalah apabila dokter Anda meresepkan ibuprofen dan bukan paracetamol.
  • Ibuprofen dapat menimbulkan efek samping berupa nyeri perut, perut kembung, penurunan jumlah urine, sembelit, naiknya asam lambung, dan gangguan pencernaan. Akan tetapi, efek samping ini jarang terjadi.
  • Paracetamol dapat menimbulkan efek samping berupa mual, muntah, nyeri perut, sembelit, ruam pada kulit, dan gangguan pencernaan. Seperti ibuprofen, efek samping ini juga jarang terjadi.
  • Paracetamol dan ibuprofen adalah obat yang relatif aman bagi penderita radang amandel. Namun, Anda perlu menghindari penggunaan ibuprofen bila mengalami dehidrasi karena penggunaannya dalam jangka panjang dapat menimbulkan gangguan pada ginjal.

Selain paracetamol dan ibuprofen, aspirin juga umum digunakan untuk mengatasi nyeri. Akan tetapi, aspirin tidak boleh diberikan pada anak-anak karena dapat mengakibatkan sindrom Reye. Penyakit ini menyebabkan pembengkakan pada otak dan hati serta dapat berakibat fatal.

Infeksi pada amandel juga dapat menyebabkan pembentukan nanah atau disebut sebagai abses. Jika dicurigai terdapat abses, maka dokter perlu melakukan pemeriksaan pada telinga, hidung, dan tenggorokan. Dokter kemudian dapat melakukan pengeluaran abses dan konsumsi obat-obatan untuk menunjang pemulihan Anda.

Obat alami untuk radang amandel

Sebelum menggunakan bahan-bahan tertentu untuk mengobati peradangan pada amandel, Anda dapat mencoba beberapa langkah untuk meredakan radang dan nyeri pada tenggorokan, seperti:

  • menjaga kecukupan asupan cairan
  • beristirahat dengan cukup
  • mengonsumsi makanan bertekstur lembut yang mudah dikunyah dan ditelan
  • menghindari kebiasaan merokok, paparan asap rokok, atau zat lain yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, serta
  • menghindari konsumsi makanan dan minuman asam.

Apabila langkah-langkah tersebut tidak cukup efektif, berikut adalah beberapa obat alami yang dapat Anda gunakan untuk meredakan peradangan akibat amandel yang membengkak.

1. Air garam

Cara alami yang paling sederhana untuk mengatasi peradangan amandel adalah dengan cara berkumur menggunakan air garam hangat. Air hangat memiliki efek menenangkan amandel, sedangkan garam bertindak sebagai antiseptik alami yang membantu mengurangi peradangan dengan membunuh virus dan bakteri.

Caranya cukup dengan mencampurkan setengah sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat. Lalu, berkumurlah dengan larutan tersebut selama beberapa detik dan pastikan bahwa air garam mencapai amandel yang meradang. Pastikan pula tidak ada air garam yang tertelan saat Anda berkumur. Setelah itu, Anda dapat berkumur dengan air biasa hingga rasa asin hilang.

2. Teh hangat dan madu

Madu memiliki senyawa antibakteri kuat yang bermanfaat untuk melawan infeksi pada radang amandel. Sementara minuman hangat seperti teh bisa mengurangi rasa nyeri akibat amandel yang membengkak. Teh jahe dan teh adas adalah dua contoh teh dengan kandungan senyawa antiradang tertinggi yang dapat memberikan manfaat ini. Kombinasi teh hangat dan madu dapat menjadi obat alami yang membuat kerongkongan Anda terasa lebih nyaman sekaligus menghalau infeksi.

Campurkan satu sendok teh madu ke dalam secangkir teh jahe. Kemudian, aduk hingga madu larut seluruhnya. Anda dapat meminumnya secara rutin setiap hari saat amandel terasa nyeri, tapi ingatlah untuk tidak mengonsumsinya dalam kondisi panas.

3. Air perasan lemon dan madu

Khasiat lemon untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Lemon memiliki sifat anti-virus, anti-bakteri, dan anti-inflamasi sehingga ampuh melawan infeksi dan peradangan. Selain itu, kandungan vitamin C di dalamnya mampu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi.

Sebagai obat alami radang amandel, Anda bisa menggunakan perasan air lemon (1 buah), sedikit garam, dan satu sendok teh madu ke dalam segelas air hangat. Aduk sampai tercampur semua, lalu minum secara perlahan. Lakukan rutinitas ini dua kali dalam sehari untuk mempercepat penyembuhan.

4. Tablet hisap untuk sakit tenggorokan

Beberapa jenis tablet hisap memiliki kandungan khusus yang dapat melegakan nyeri pada tenggorokan akibat peradangan amandel. Ada pula jenis tablet hisap yang dibuat dari bahan-bahan mengandung senyawa antiradang, misalnya akar manis yang lebih dikenal dengan sebutan licorice.

Tablet hisap mengandung akar licorice memiliki senyawa antiradang kuat yang dapat meredakan peradangan serta pembengkakan pada amandel dan tenggorokan. Namun, tablet hisap sebaiknya tidak diberikan pada anak-anak karena berisiko membuat anak tersedak. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan obat radang amandel berbentuk semprotan dengan anjuran dokter.

5. Bawang putih

Sebagai salah satu obat alami yang sudah digunakan selama ribuan tahun, bawang putih dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh karena kaya akan kandungan senyawa antioksidan, antibakteri dan antiviral sehingga efektif untuk melawan virus akibat pilek, flu, dan peradangan amandel.

Salah satu cara menggunakan bawang putih sebagai obat alami radang amandel adalah dengan memakannya secara utuh. Namun, jika Anda tidak tahan dengan aroma dan rasa yang menyengat dari bawang putih, Anda bisa mencampurkannya dengan teh herbal.

Caranya, rebus dua siung bawang putih yang sudah digeprek selama 5 menit dalam satu cangkir air. Lalu, angkat dan saring air bawang putih dari air rebusan. Untuk memberikan rasa manis, Anda bisa menambahkan satu sendok teh madu.

6. Kayu manis

Tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan atau kue, kayu manis ternyata juga bisa membantu meredakan radang amandel. Hal ini disebabkan karena kayu manis kaya akan senyawa antimikroba sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya yang melekat pada amandel. Karena fungsi inilah, kayu manis dikenal sebagai obat radang amandel alami yang mampu mengurangi pembengkakan, rasa sakit. dan peradangan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis ke dalam segelas air panas. Setelah itu, campurkan dua sendok teh madu hingga larut dan merata. Hirup uap air yang menguar saat air masih panas. Kemudian, Anda bisa meminumnya begitu suhunya menjadi hangat. Campuran alami kayu manis ini bisa dikonsumsi sebanyak 2-3 kali sehari selama seminggu.

7. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan antiseptik alami yang cukup kuat. Jadi tidak heran jika kunyit mampu membantu melawan infeksi amandel dan bisa melegakan gejala amandel yang sangat mengganggu saat Anda menelan.

Jika Anda salah satu orang yang suka mengonsumsi susu, Anda bisa mencampurkan segelas susu hangat dengan satu sendok teh bubuk kunyit dan sejumput lada hitam. Minumlah ramuan kunyit ini pada malam hari selama 2-3 hari berturut-turut. Cara ini dipercaya ampuh untuk mempercepat penyembuhan radang amandel.

8. Menggunakan alat pengatur kelembapan udara

Udara yang kering dapat memperburuk kondisi amandel yang meradang, mengiritasi kerongkongan, dan menyebabkan bibir pecah-pecah. Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan alat pengatur kelembapan udara atau humidifier. Alat ini dapat menjaga udara tetap bersahabat dengan tenggorokan sehingga Anda kembali terasa nyaman.

Humidifier dapat digunakan sesuai kebutuhan, terutama pada malam hari atau ketika nyeri pada amandel sedang terasa intens. Bila Anda tidak memiliki alat ini, Anda dapat menggunakan alternatif lain. Coba nyalakan shower hangat dalam kamar mandi Anda, lalu biarkan uapnya keluar. Uap yang menguar akan mengembalikan kelembapan udara dan mengurangi nyeri pada amandel.

 

sumber : hellosehat.com

 

BACA JUGA :

Apa Itu Amandel ?

Bunda Banyak Yang Bertanya, Apa Penyebab Radang Amandel ?

Ciri-Ciri Terkena Radang Amandel

Makanan Apa Pantangan Radang Amandel ?

Apasih Anjuran Makanan Untuk Penderita Amandel ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *