Ciri-Ciri Terkena Radang Amandel

By | 23 Juli 2020

Ciri-Ciri Terkena Radang Amandel

Ciri-Ciri Terkena Radang Amandel

Apa saja sih ciri-ciri terkena radang amandel ? banyak sekali bunda yang bertanya pada kami mengenai hal ini, bahkan tidak sedikit dari bunda-bunda tercinta bingung, apakah ini ciri-ciri dari radang amandel atau bukan. Untuk bunda semua ciri-ciri radang amandel merupakan ciri-ciri yang hampir sama dengan penyakit radang tenggorokan, bedanya hanya terletak pada benjolan yang berada pada tenggorokan.

iri-ciri radang amandel atau tonsilis bisa ditandai dengan kondisi tenggorokan yang terasa sakit dan amandel yang membengkak berwarna merah.

Ciri-ciri timbulnya radang amandel biasanya datang dengan cepat dan mampu sembuh dalam waktu tiga hingga 14 hari. Bahkan, seringkali radang amandel bisa sembuh tanpa pengobatan.

Namun apabila ciri-ciri tersebut tidak hilang setelah lebih dari 14 hari, segeralah berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi kesehatan kamu.

Ciri-ciri radang Amandel

Radang amandel memiliki ciri-ciri umum, seperti:

  • Tenggorokan sakit
  • Kesulitan atau sakit saat menelan
  • Suara yang terdengar gatal atau serak
  • Bau mulut
  • Demam
  • Tubuh mengalami panas dingin
  • Sakit pada telinga
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Leher terasa kaku
  • Rahang dan leher terasa nyeri akibat pembengkakan kelenjar getah bening
  • Amandel yang tampak merah dan bengkak
  • Amandel yang memiliki bintik-bintik putih atau kuning

Ciri-ciri radang amandel pada anak

Radang amandel merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak-anak dari segala usia. Biasanya, radang amandel terjadi saat anak-anak menderita pilek atau pilek yang disertai batuk.

Beberapa ciri radang amandel pada anak adalah:

  • Terjadinya peningkatan emosi
  • Nafsu makan buruk
  • Peningkatan jumlah air liur
  • Amandel berwarna merah (bengkak atau teriritasi)
  • Terdapat lapisan kuning atau putih pada amandel
  • Terdapat kelenjar membengkak di leher
  • Bau mulut
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Sakit di telinga
  • Demam
  • Tubuh lesu dan lemah

Membedakan ciri radang amandel berdasarkan kondisinya

Selain ciri-ciri umum di atas, ciri lain pun bisa dibedakan berdasarkan lama gejalanya, seperti radang amandel akut, kronis dan radang amandel berulang.

Ciri-ciri radang amandel akut

Radang amandel akut biasanya memiliki gejala yang berlangsung sekitar 10 hari atau kurang. Radang amandel akut kemungkinan akan membaik dengan hanya melakukan perawatan dari rumah.

Akan tetapi, pada beberapa kasus, radang amandel akut  mungkin juga memerlukan perawatan lain, seperti penggunaan antibiotik.

Ciri-ciri radang amandel kronis

Ciri dari radang amandel kronis biasanya dilihat dari lamanya gejala yang dialami. Jika gejala radang amandel berlangsung lebih lama dari radang amandel akut, biasanya disebut dengan radang amandel kronis.

Radang amandel kronis biasanya juga mampu menyebabkan kondisi batu amandel. Yaitu kondisi munculnya bantalan berdaging di belakang tenggorokan. Meski dianggap tidak berbahaya, munculnya batu ini bisa menyebabkan bau mulut dan nyeri pada area mulut dan tenggorokan.

Seiring berjalannya pengobatan, batu amandel ini mungkin akan hilang dengan sendirinya. Atau pada beberapa kasus harus dilakukan pengangkatan oleh dokter.

Dokter bisa memberikan rekomendasi untuk menjalankan operasi tonsilektomi atau operasi pengangkatan amandel jika kamu memiliki kondisi radang amandel kronis.

Ciri-ciri radang amandel berulang

Seperti halnya radang amandel kronis, pengobatan standar untuk radang amandel berulang juga melakukan operasi tonsilektomi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa radang amandel kronis dan radang amandel berulang dapat disebabkan oleh biofilm di lipatan amandel.

Biofilm adalah komunitas mikroorganisme dengan peningkatan resistensi antibiotik yang dapat menyebabkan infeksi berulang.

Faktor genetik pada radang amandel berulang

Faktor genetik juga dapat menjadi alasan terjadinya radang amandel berulang. Sebuah studi pada 2019 meneliti kondisi amandel pada anak-anak yang menderita radang amandel berulang.

Studi ini menemukan bahwa faktor genetik dapat menyebabkan respons imun yang buruk terhadap bakteri streptokokus grup A, yang menyebabkan radang tenggorokan dan radang amandel pada anak.

Radang amandel abses

Radang amandel abses atau biasa disebut abses peritonsil merupakan kondisi berbahaya yang muncul akibat komplikasi radang amandel.

Kondisi radang amandel abses biasanya sama dengan radang amandel pada umumnya. Hanya saja kondisinya lebih parah dan rasa sakitnya lebih berat. Beberapa ciri-cirinya adalah:

  • Rasa sakit yang teramat saat menelan
  • Tidak mampu menelan air liur
  • Rasa sakit pada tenggorokan hingga tidak mampu membuka mulut
  • Terjadi pembengkakan pada leher dan wajah

 

sumber : gooddoctor.co.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *