Inilah Gejala Osteoporosis

By | 14 Juli 2020

Inilah Gejala Osteoporosis

Inilah Gejala Osteoporosis

Anda perlu mengetahui bahwa Inilah Gejala Osteoporosis. Halo sahabat, kalau mendengar kata Osteoporosis, pasti langsung muncul di benak kita, penyakit ini hanya menyerang para manula, eitsss!!! Belum tentu! maka itu hari ini kita akan membahas detail tentang Osteoporosis.

Apa itu osteoporosis? Yang pasti namanya berasal dari bahasa Latin, yang berarti “tulang berpori.”

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang terjadi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak tulang, dan membuat tulang menjadi kecil, atau keduanya. Akibatnya, tulang menjadi lemah dan mudah pecah atau retak ketika kita jatuh, bahkan ketika kita bersin atau jika mengalami benjolan kecil. Hal ini terjadi dalam kasus Osteoporosis yang sangat parah.

Jika dilihat melalui mikroskop, kita bisa lihat bahwa, tulang yang sehat tampak seperti sarang lebah. Ketika osteoporosis terjadi, lubang dan ruang pada tulang yang menyerupai sarang lebah ini jauh lebih besar. Tulang yang mengalami osteoporosis telah kehilangan kepadatan tulang dan mengandung struktur jaringan abnormal. Ketika tulang menjadi kurang padat, tulang jadi melemah dan cenderung mudah patah. Jika kita berusia 50 tahun atau lebih dan pernah mengalami patah tulang, ada baiknya kita menjalani cek atau tes kepadatan tulang di rumah sakit.

Apa saja gejala-gejala osteoporosis?

Meskipun tulang kita biasanya sangat kuat, tulang-tulang itu terdiri atas jaringan hidup yang terus-menerus rusak dan terbangun kembali. Seiring bertambahnya usia, tulang tua dapat rusak lebih cepat daripada pembentukan tulang baru. Ini menyebabkan tulang kita berlobang dan menjadi lebih rapuh.

Ketika penyakit menjadi lebih parah, gejala yang dialami akan lebih banyak. Mengobati osteoporosis pada tahap awal adalah cara terbaik untuk mencegah beberapa konsekuensi yang lebih serius, seperti kehilangan tinggi badan atau patah tulang. Sayangnya gejala Osteoporosis tidak terlihat pada tahap awal.

Seringkali orang tidak tahu bahwa mereka memiliki tulang yang lemah (Osteoporosis) sampai mengalami masalah patah pinggul, tulang belakang, atau pergelangan tangan. Beberapa tanda dan gejala Osteoporosis tidak hanya menyerang tulang, namun juga menyerang hal-hal ini:

  • Gusi surut

    Gusi kita dapat surut jika rahang kita kehilangan tulang. Untuk masalah ini kita perlu mengunjungi dokter gigi untuk memeriksa kekeroposan tulang di rahang.

 

  • Kekuatan cengkraman tangan menjadi lemah

    Dalam sebuah penelitian terhadap wanita pascamenopause dan kepadatan mineral tulang secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa kekuatan cengkraman tangan adalah faktor fisik yang paling penting. Kekuatan cengkeraman yang baik, dapat menurunkan risiko kita terjatuh.

 

  • Kuku yang lemah dan rapuh

    Kekuatan kuku dapat menandakan kesehatan tulang. Tetapi kita juga harus mempertimbangkan faktor-faktor luar seperti berenang, berkebun, dan latihan lain yang dapat memengaruhi kuku kita. Jika kita memiliki riwayat keluarga yang mengalami Osteoporosis, ada baiknya menjalani tes kepadatan tulang. Kita juga perlu mengenal tanda atau gejala osteoporosis tahap selanjutnya.
    Ketika tulang semakin memburuk secara signifikan, kita mungkin mulai mengalami gejala yang lebih jelas, seperti:

  • Hilangnya tinggi badan

    Tekanan akibat jatuh dan mengenai tulang belakang, dapat menyebabkan hilangnya tinggi badan. Ini adalah salah satu gejala osteoporosis yang paling nyata.

 

  • Menderita sakit akibat jatuh dan mengalami patah tulang adalah salah satu tanda paling umum dari tulang yang rapuh.

  • Sakit punggung atau leher

    Osteoporosis dapat menyebabkan fraktur (retak) tulang belakang. Fraktur ini bisa sangat menyakitkan karena vertebra (tulang punggung) yang tidak kokoh, mungkin mencubit saraf yang memancar keluar dari sumsum tulang belakang. Gejala nyerinya dapat berkisar dari nyeri ringan hingga nyeri yang melemahkan (menyakitkan).

 

  • Badan menjadi bungkuk

    Keadaan ini dikenal sebagai Kifosis (yaitu penyakit kelainan pada tulang belakang yang menyebabkan tubuh penderita melengkung ke depan melebihi batas normal atau bungkuk). Kifosis dapat menimbulkan rasa lelah serta rasa nyeri dan kaku pada punggung dan leher, bahkan mempengaruhi pernafasan kita, akibat adanya tekanan, yang menghalangi masuknya saluran udara yang kita hirup, menuju paru-paru kita.

 

sumber : healthline.com

 

BACA JUGA :

Harga Mosehat Osteoporosis

Apa Itu Osteoporosis ?

Apa Penyebab Osteoporosis ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *