Jangan Memandang Sebelah Mata Dengan Nyeri Sendi

By | 31 Januari 2020

Obat Asam UratNyeri sendi adalah rasa sakit terhadap anggota tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, membuat pergerakan dan kualitas hidup penderitanya menjadi terganggu. Nyeri sendi dapat terjadi singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bervariasi, merasa berasal dari ringan, menengah, hingga berat.

Nyeri Sendi

Gejala Nyeri Sendi
Beberapa tanda-tanda yang kebanyakan menyertai nyeri sendi adalah:

Merah dan bengkak di area sendi.
Sensasi hangat selagi disentuh.
Demam
Segera konsultasikan kepada dokter seandainya mengalami kondisi-kondisi berupa sendi bengkak secara tiba-tiba, sendi tidak dapat digerakkan, pergantian wujud terhadap sendi, dan rasa sakit terhadap sendi yang tidak tertahankan.

Penyebab Nyeri Sendi
Nyeri sendi dapat disebabkan oleh cedera terhadap bursa, ligamen, tulang rawan, tendon, dan tulang-tulang di sekitar sendi.

Berdasarkan kuantitas sendi yang terkena, nyeri sendi dikelompokkan menjadi dua, yakni nyeri terhadap satu sendi dan nyeri terhadap beberapa sendi.

Nyeri terhadap satu sendi paling sering terjadi di sendi lutut. Ada beberapa macam penyebab nyeri terhadap satu sendi, di antaranya:

Chondromalacia patellae atau rusaknya tulang rawan di belakang tempurung lutut.
Haemarthrosis atau perdarahan di dalam ruang sendi akibat tempurung lutut retak atau ligamen robek. Kondisi ini kebanyakan terjadi terhadap orang yang sedang menjalani pengobatan dengan warfarin, yakni keliru satu obat golongan antikoagulan.

Penyakit asam urat (gout). Penyakit asam urat dapat membuat rasa sakit berulang (kambuhan), dan juga panas dan kemerahan terhadap kulit di sekitar sendi yang mengalami peradangan akibat kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari penumpukan zat asam urat. Jempol kaki adalah sendi yang kebanyakan terkena pertama kali. Selanjutnya, sendi-sendi lain juga dapat mengalaminya.

Pseudogout. Kondisi ini nyaris sama penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal berasal dari penumpukan kalsium di sekitar sendi. Berbeda dengan gout, pseudogout kebanyakan menyerang sendi lutut dahulu.

Traumatic synovitis atau peradangan terhadap jaringan yang melapisi sendi dan tendon dikarenakan cedera.
Penyakit Osgood-Schlatter. Kondisi ini ditandai dengan tanda-tanda nyeri dan bengkak terhadap benjolan tulang yang terletak tepat di bawah tempurung lutut.

Patah tulang.
Septic arthritis.
Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
Kanker.
Infeksi.
Hemofilia.
Avascular necrosis. Kondisi yang ditandai dengan tanda-tanda rusaknya tulang akibat kurangnya pasokan darah.
Sedangkan macam-macam penyebab terjadinya nyeri di beberapa sendi tubuh adalah:

Osteoarthritis. Osteoarthritis atau pembengkakan jaringan di dalam dan sekitar sendi akibat rusaknya permukaan pelindung tulang. Cedera serius terhadap sendi, obesitas, dan faktor umur adalah hal-hal yang menambah risiko terkena penyakit ini.

Psoriatic arthritis. Psoriatic arthritis membuat sendi nyeri, kaku, bengkak dan juga meradang, dan ini kebanyakan dialami oleh satu berasal dari lima orang penderita psoriasis.

Rheumatoid arthritis. Gejala sakit terhadap kondisi ini sering hilang dan timbul dan membuat penderitanya lelah. Bagian sendi yang mengalami peradangan terhadap rheumatoid arthritis kebanyakan sendi jari-jari tangan, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki.

Peradangan terhadap jaringan ikat. Penyakit yang menyerang jaringan ikat, pada lain skleroderma dan lupus.
Infeksi virus. Infeksi virus yang dapat membuat radang sendi seandainya rubella dan hepatitis.

Arthritis. Beberapa style artritis yang jarang terjadi dapat juga mengakibatkan nyeri terhadap beberapa sendi tubuh, seandainya reactive arthritis, juvenile arthritis, dan anklyosing spondylitis.

Kanker
Peradangan terhadap pembuluh darah
Penyakit yang dapat membuat radang terhadap pembuluh darah, seandainya Henoch-Schonlein purpura dan sindrom Behcet.

Sarkoidosis
Penyakit hypertrophic pulmonary osteoarthropathy
Obat-obatan. Obat-obatan yang dapat membuat nyeri sendi pada lain hydralazine, isoniazid, dan kortikosteroid.

Obat-obatan khusus layaknya obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau gagal jantung sanggup mengakibatkan tingginya takaran asam urat.

Mosehat merupakan jamu tetes berkhasiat dengan segudang manfaat. Cara penggunaan mosehat adalah dengan cara diteteskan sebanyak 9-11 tetes kedalam 50 ml air kemudian diaduk lalu diminum. Adapun anjuran pemakaian adalah 2-3x sehari.

Baca Juga : Ini Risiko Terlalu Sering Makan Jeroan

1. Memiliki Banyak Kandungan Nutrisi.

Daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi seperti vitamin, mineral, dan asam amino. Daun kelor banyak mengandung vitamin A, C, dan E. Tak hanya itu daun kelor juga memiliki kandungan kalsium, potasium, dan protein yang berguna bagi kesehatan tubuhmu.

Vitamin A yang ada di daun kelor sebanyak dua kali lipat lebih banyak dari pada wortel. Sedangkan kandungan kalsiumnya 14 kali lebih besar dari susu. Empat kali lebih besar dari pisang. Sungguh kaya akan kandungan vitamin dan zat baik!

2. Mampu Menangkal Radikal Bebas.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine dari National Institutes of Health, daun kelor yang diolah menjadi sebuah minuman memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan mampu melawan radikal bebas sehingga sangat dianjurkan untuk kamu yang ingin menjaga tubuh agar tetap sehat. Antioksidan banyak terkandung dalam bunga, daun, dan bibit tanaman kelor. Antioksidan yang terkandung dikenal dengan flavonoids, polyphenols, dan ascorbic acid.

3. Mampu Melawan Inflamasi dan Menurunkan Kadar Gula.

Inflamasi atau peradangan atau infeksi yang mampu menyebabkan penyakit seperti diabetes, jantung, obesitas, dan artritis. Daun Moringa atau Kelor bisa mengurangi kadar gula maupaun kolesterol dalam tubuhmu.

4. Mampu Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh Terutama Jantung.

Disinyalir daun kelor ini, Menurut Ahli kesehatan keluarga, dr. Ferihana, menuturkan daun kelor memiliki kandungan protein 30 kali lipat lebih banyak dibandingkan sayuran lain. “Maka itu daun kelor baik dikonsumsi untuk kesehatan. Terutama untuk menjaga kekebalan tubuh dari virus,” kata pemilik Dokter Muslimah Beuty Clinic (DMBC) itu menjelaskan.

5. Membantu Kesehatan Otak dan Hati.
Antioksidan yang terkandung dalam daun kelor ini sangat membantu untuk kesehatan otak. Antioksidan, vitamin E dan C mampu melawan penurunan fungsi neuron dalam otak. Jadinya, fungsi otakmu mampu bekerja maksimal.
6. Mengandung Antimicrobial dan Antibacterial.
Daun kelor memiliki kandungan antibakteri dan antijamur yang berfungsi untuk melawan infeksi yang terjadi pada tubuhmu. Daun kelor telah terbukti mampu melawan bakteri seperti infeksi kulit, saluran kemih, dan masalah pencernaan.
7. Mampu Mempercepat Penyembuhan Luka.
Daun kelor mampu membantu mempercepat waktu pembekuan luka. Dengan demikian, kamu bisa sembuh lebih cepat dari biasanya. Gak mau kan luka yang kamu punya lama sembuhnya, apalagi luka itu ada di tempat-tempat krusial, seperti : dengkul, sikut, dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *