Obat Diabetes Alami Paling Ampuh

By | 16 Juni 2020

Obat Diabetes Alami Paling Ampuh

Obat Diabetes Alami Paling Ampuh

Akhir-akhir ini banyak sekali masyarakat yang mencari obat diabetes alami paling ampuh. Bukan hanya itu saja melainkan mereka pun mencari obat yang paling bagus untuk diabetes. Apakah ada obat diabetes alami ? Seseorang yang sudah didiagnosis diabetes akan memilikinya seumur hidup. Meski begitu, gejala diabetes dapat dikendalikan dengan menjalani gaya hidup yang lebih sehat dan rutin minum obat diabetes dari dokter jika diresepkan. Nah di samping itu, cara lain yang mungkin bisa Anda coba adalah dengan menggunakan obat herbal yang diteliti berpotensi untuk diabetes. Kabar baiknya, sebagian besar tanaman obat diabetes bisa saja sudah Anda miliki di dapur sendiri, lho! Yuk, lihat daftar obat diabetes alami berikut ini.

Tanaman obat herbal diabetes yang tersedia di rumah

Kadar gula darah pengidap diabetes akan sangat mudah naik jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, menjaga kestabilan gula darah menjadi kunci utama agar badan tetap selalu sehat meski mengidap diabetes.

Dsri banyak cara yang ada, menggunakan obat alami dari tanaman herbal masih dipercaya oleh kebanyakan orang Indonesia sebagai terapi dampingan untuk diabetes.

Berikut adalah daftar obat herbal diabetes yang sudah diteliti berpotensi membantu mengendalikan gula darah pengidap diabetes:

 

  1. Ginseng

manfaat ginseng buat pria

Ginseng terkenal di seluruh dunia berkat pamornya yang dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit. Akar tanaman ini sudah sejak ribuan tahun lalu digunakan untuk meningkatkan stamina.

 

Nah, baru-baru ini penelitian menemukan ginseng memiliki kandungan alami yang dapat digunakan sebagai obat herbal diabetes. Senyawa alami dalam ginseng dilaporkan membantu mengatur penyerapan glukosa dalam tubuh sehingga mencegah gula darah melonjak tiba-tiba.

 

Penelitian lain yang diterbitkan dalam American Journal of Chinese Medicine pun menunjukkan khasiat ginseng sebagai obat alami untuk diabetes. Baik akar, buah, dan daun ginseng dari spesies Amerika maupun Asia sama-sama efektif membantu mengendalikan kadar gula darah.

 

Dari hasil penelitian, ginseng diketahui dapat menurunkan kadar gula darah puasa (GDP), gula darah setelah makan (GD2PP), dan gula darah selama 3 bulan terakhir (HbA1c). Namun, besar efek penurunannya sangat bervariasi, tergantung jumlah senyawa aktif yang terkandung dalam masing-masing jenis ginseng.

 

Sebetulnya masih dibutuhkan lebih banyak penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memastikan efektivitas ginseng sebagai obat herbal diabetes. Sebelum mengonsumsi ginseng sebagai obat herbal untuk diabetes, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu.

 

  1. Kunyit

teh kunyit herbal jamu

Sumber: Keri Brooks

Tidak cuma menjadi penyedap masakan saja, kunyit juga dianggap berpotensi sebagai obat diabetes alami untuk mengendalikan gula darah. Manfaat kunyit sebagai obat herbal diabetes didapat dari kandungan antioksidannya.

 

Studi menemukan bahwa kadar gula darah pengidap diabetes turun hampir 18% setelah mengonsumsi 300 mg kunyit dalam bentuk obat herbal per hari. Studi lain pada jurnal Diabetes Care menunjukkan konsumsi 1,5 gram kunyit setiap hari selama 9 bulan mencegah perkembangan penyakit diabetes tipe 2 pada orang yang mengalami prediabetes.

 

Selain itu kunyit juga terbukti dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Itu sebabnya, banyak ahli percaya bahwa kunyit bisa dijadikan sebagai salah satu obat herbal diabetes untuk membantu menurunkan gula darah sekaligus mencegah komplikasi diabetes.

 

  1. Kayu manis

manfaat kayu manis

Selanjutnya, ada kayu manis yang bisa Anda jadikan sebagai obat diabetes alami. Rempah ini dipercaya menurunkan tingkat resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah setelah makan, serta melawan peradangan.

 

Khasiat dari kayu manis sebagai obat herbal diabetes bisa Anda dapatkan dari suplemen, meraciknya sebagai teh kayu manis atau menambahkannya pada camilan sehat yang Anda buat.

 

Meski begitu, masih banyak penelitian yang hasilnya saling bertolak belakang terkait dengan efek kayu manis dalam  mengendalikan kadar gula darah. Maka dari itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membenarkan bahwa kayu manis bisa diandalkan sebagai obat herbal untuk diabetes.

 

  1. Jintan hitam / habbatussauda

Jintan hitam dari awal kemunculannya sudah dipercaya sebagai obat alami untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk diabetes.

Jintan hitam atau yang juga dikenal sebagai habbatussauda ini, diketahui mampu melawan peradangan, menurunkan kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung dan hati. Penelitian pada jurnal Oxidative medicine and cellular longevity yang dilakukan pada hewan juga menemukan hal serupa.

 

Manfaat habbatussauda sebagai obat herbal diabetes berasal dari kandungan antioksidan thymoquinone. Antioksidan ini diamati dapat mengendalikan gula darah sekaligus membantu memperbaiki produksi sekresi insulin.

 

Antioksidan thymoquinone juga dapat mencegah terjadinya dislipidemia diabetik. Dislipidemia adalah kondisi saat kadar lemak dalam darah tidak normal, entah terlalu tinggi atau terlalu rendah.

 

Penelitian lainnya menemukan bahwa jintan hitam dapat membantu menurunkan jumlah gula darah puasa, gula darah setelah makan, dan kadar HbA1c.

 

Sayangnya, berbagai penelitian jintan sebagai obat alami untuk diabetes yang dilakukan masih terbatas pada hewan. Masih dibutuhkan penelitian uji klinis pada manusia untuk membuktikan manfaat jintan hitam sebagai obat herbal diabetes.

 

  1. Jahe

minum air jahe

Jahe termasuk jenis rempah-rempah yang populer karena manfaatnya yang melimpah, termasuk sebagai obat herbal diabetes.

 

Penelitian dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine memperlihatkan jahe mampu mengurangi kadar gula darah puasa dan kadar HbA1c pada 88 penderita diabetes yang mengonsumsi 3 gram jahe setiap hari selama delapan minggu.

 

Khasiat jahe sebagai obat herbal diabetes tidak hanya itu saja. Jahe diketahui dapat mencegah peradangan yang menyebabkan komplikasi mata, serta penyakit jantung akibat diabetes.

 

Namun, lagi-lagi hasil studi mengenai manfaat jahe sebagai obat herbal diabetes masih terbatas. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas dan keamanan jahe sebagai obat alami diabetes.

 

  1. Lidah buaya

manfaat masker lidah buaya

Lidah buaya sangat populer sebagai bahan alami untuk merawat kesehatan kulit dan rambut. Tidak berpotensi pada kecantikan tubuh saja, tanaman ini juga punya khasiat sebagai obat herbal diabetes.

 

Dikutip dari laman Global Diabetes Community, lidah buaya dapat mengurangi kadar gula darah puasa (GDP) sehingga baik dikonsumsi sebagai obat diabetes alami. Selain itu, lidah buaya juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar lipid darah (lemak) pada orang dengan diabetes tipe 2.

 

Manfaat lidah buaya sebagai obat herbal diabetes juga didapat dari kandungan lektin, mannans, dan antrakuinon dalam lidah buaya. Senyawa aktif tersebut diketahui dapat meringankan luka borok dengan meredakan pembengkakan dan mempercepat proses penyembuhan akibat komplikasi diabetes.

 

Meski begitu, hingga kini belum diketahui apa dampak jangka panjang penggunaan lidah buaya sebagai obat herbal diabetes. Itulah sebabnya, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat sekaligus keamanan lidah buaya sebagai obat herbal diabetes.

 

  1. Bawang merah

manfaat bawang merah

Penelitian yang membuktikan manfaat bawang merah untuk menstabilkan kadar gula darah itu sendiri sampai sekarang belum banyak.

 

Namun, salah satu studi pada jurnal Environmental Health Insights yang melibatkan penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa makan bawang merah mentah 100 gram per hari dapat menurunkan gula darah. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa bawang merah mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

 

Ahli menduga bahwa bawang merah dapat dijadikan obat herbal bagi pengidap diabetes dengan meningkatkan kadar insulin serta membantu proses penurunan kadar gula darah.

 

Penting dipahami sebelum pengidap diabetes pakai obat alami dan produk herbal

 

Sejauh ini penelitian menunjukkan hanya ada beberapa tanaman obat herbal alami yang berpotensi menurunkan gula darah pasien diabetes.

 

Namun begitu, perlu Anda ketahui bahwa obat alami tetap tidak bisa dijadikan sebagai pilihan obat utama atau satu-satunya untuk mengobati diabetes. Obat herbal sejatinya bersifat pelengkap untuk digunakan bersama dengan obat diabetes medis; dengan syarat, sudah didiskusikan dan disetujui oleh dokter.

 

Penting untuk dipahami bahwa obat herbal diabetes yang sudah disebutkan di atas tidak selalu aman dan berdampak seragam untuk semua orang. Beberapa orang mungkin saja merasakan manfaatnya, tapi tidak bagi yang lain.

 

Bagi pasien diabetes dengan riwayat alergi atau penyakit kronis lain, seperti kanker, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan penyakit jantung, mungkin akan mengalami reaksi yang berbahaya setelah mengonsumsi obat herbal tertentu.

 

Sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum memakai obat herbal apa pun jika punya diabetes.  Ingat, masih dibutuhkan banyak penelitian medis untuk memastikan keamanan dan efektivitas obat herbal diabetes yang sudah disebutkan di atas.

 

Jadi, berhati-hatilah dalam menentukan pilihan pengobatan untuk kondisi Anda. Pastikan manfaat dari setiap obat yang Anda konsumsi dan terapi yang Anda lakukan lebih besar ketimbang risikonya.

 

== Apakah Anda akan mengantungkan hidup Anda dengan obat-obatan kimia ? ==

Beralihlah ke MOSEHAT, obat herbal alami 100% Aman dan sudah Terbukti Ampuh ! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *